GAME LEVEL 9-MEMACU KREATIVITAS ANAK- DAY 15

by - January 09, 2020


Day 15 Merawat Patah tulang

Meira masih senang main dokter-dokteran, lebih tepatnya merawat sih. Bakat care and serving masih terus terlihat. Sewaktu berberes laci, kami menemukan perban yang belum pernah dipakai. Meira ingat di buku dokter hewannya terdapat gambar pasien boneka hewan sakit yang diperban. Meira langsung mencari salah satu boneka yang akan dijadikan pasiennya. Terpilihlah si Ya Nanta, boneka unta yang diberi atoknya saat haji. Meira melilit-lilit kain perban itu, kemudian meminta mama memasangkan klip agar perban tidak lepas. Klipnya adalah seperti kaitan tajam yang disangkutkan di kain perban.  “Ini patah tulang.” Katanya seraya selesai mengerjakan pasiennya. “Wah, kenapa bisa patah tulang untanya?” tanya mama. “kelindes mobil.” Kata Meira. Doeeeng.. kasian amat untanya. Meira mengulang-ngulang lagi melilit untanya, sebentar-sebentar minta bantuan mama memasangakan klip perban.



                Setelah puas merawat untanya, Meira malah akting seolah-olah tangannya yang patah. Dia bisa melilit satu tangan kanannya dengan tangan kirinya. Hoo. Alhamdulillah semakin terampil motorik halusnya. Tentu sajaa,, minta bantuin mama lagi untuk pasang klip.hehehe. Ga puas dengan hasil pertama, Meira mengulang lagi lilitannya. Padahal mama liat bagusan hasil yang pertama. Hahaha. Hmm.. apakah ini bakat maximizer? Biarlah dia menilai sendiri kerjaannya. Setelah selesai karya perbannya, lagi-lagi.. “patah tulang…” aktingnya sambil memegangi tangan kanannya itu. Eh tapi ketika  mama foto malah senyum-senyum..  hihi. Alhamdulillah.. Teruslah kreatif baik dalam merawat dan melayani. Dokternya senang, pasiennya senang…




You May Also Like

0 comments